Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 17:46:19【Sehat】733 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(76926)
Artikel Terkait
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- ShopeePay selenggarakan promo 11.11 mulai 25 Oktober 2025
- Tingkatkan kualitas MBG, 300 peserta ikuti Pelatihan Penjamah Makanan
- Malaysia apresiasi ketertarikan Selandia Baru gabung Dewan Halal ASEAN
- BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG
- Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan
- Pemuda berperan tingkatkan kesehatan bangsa melalui terapi sel punca
- Kemenperin picu kemandirian industri lewat Pameran Industri Agro 2025
- Kondisi Pelabuhan Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- Kelompok bantuan tuding paramiliter RSF lakukan kekerasan di El Fasher
Resep Populer
Rekomendasi

KKP ungkap upaya atasi Cs

Bupati Banyuwangi ingatkan SPPG utamakan kualitas makanan program MBG

Tingkatkan kualitas MBG, 300 peserta ikuti Pelatihan Penjamah Makanan

Ngak perlu biaya mahal, Ini cara bikin "black garlic" sendiri di rumah

2.031 anak terima manfaat MBG Polres Solok Selatan

Baru keluar bui dua bulan, dua pencuri sepeda motor kembali ditangkap

BGN: Makan Bergizi Gratis capai 38,5 juta penerima jelang akhir 2025

Waspadai akrilamida, zat berbahaya pemicu kanker di makanan harian